My Instagram

My Instagram
My #2015bestnine in Instagram is still the best :)

Minggu, 13 November 2016

Telkom Oh Telkom



     Saya dan keluarga telah lama menggunakan berbagai produk Telkom. Saya ingat kartu provider HP pertama saya adalah kartu Telkomsel Simpati yang merupakan produk dari Telkom. Ayah saya juga konsisten sejak memiliki HP pertamanya hingga kini selalu menggunakan kartu / nomer Telkomsel Simpati yang jumlah nomernya hanya 10 digit. Bahkan almarhum kakek saya seingat saya dulu pernah diceritakan bekerja di Telkom.

    Berbagai perkembangan telah dilakukan mulai dari hanya sekedar menyediakan jasa jaringan telpon untuk memudahkan telekomunikasi, hingga sampai detik ini Telkom berkembang sangat besar dan menghasilkan berbagai produk seperti Telkom IndieHome, Wifi.Id, USee TV, dan sebagainya. Benar-benar luar biasa !! #IndonesiaMakinDigital

     Saya sangat bersyukur Telkom selalu melakukan inovasi mengikuti zaman. Telkom kini sangatlah hebat karena bisa menghasilkan produk-produk berkualitas seperti Telkom IndieHome, Wifi.Id dan USee TV yang sangat membantu saya serta jutaan orang lainnya untuk berinteraksi dengan dunia digital. Setiap hari saya selalu menggunakan Telkom Wifi.Id untuk mengakses internet dan berselancar di dunia maya. Saya telah mencapai banyak hal dengan bantuan Telkom, mulai dari prestasi-prestasi yang tidak bisa disebutkan satu-persatu sejak saya masih SMA. Saya berhasil mendapatkan informasi mengenai berbagai kompetisi / perlombaan melalui akses internet yang saya dapatkan dengan bantuan Telkom Wifi.Id. Cara / informasi untuk memenangkan kompetisi tersebut juga untungnya bisa saya dapatkan melalui cara yang sama : dengan bantuan Telkom ! Ajaib bukan ? 

     Ilmu dan wawasan saya semakin bertambah hari demi hari karena Telkom telah membantu saya dalam mengakses dunia digital. Tidak hanya melalui internet yang diakses dengan bantuan Telkom Wifi.Id, tapi siaran-siaran berkualitas yang ada di USee TV juga turut berperan serta dalam meningkatkan wawasan saya akan dunia.

    Meski demikian, tiada gading yang tak retak. Berbagai masalah juga tak jarang saya dapatkan selama menggunakan produk Telkom. Salah satunya yang paling berkesan adalah ketika USee TV yang saya gunakan rusak. Sebenarnya hal ini disebabkan oleh rusaknya remote USee TV tersebut. Tapi karena decoder USeeTV tidak ada tombol untuk mengganti channel, akibatnya saya dan keluarga jadi tidak bisa menikmati program-program berkualitas yang disiarkan di USee TV dan ini sama saja dengan rusaknya USee TV secara keseluruhan. Setelah menghubungi customer service, tim teknisi yang bertugas untuk memperbaiki dikabarkan baru bisa datang dalam waktu 2x24 jam. Akhirnya saya pun berinisiatif membawa remote USee TV yang rusak tersebut langsung ke kantor Telkom di Teuku Umar, Bali. Untungnya pelayanan super cepat di kantor Telkom sangat memuaskan.

Remote USee TV

   Saya langsung diberikan remote baru beserta baterainya oleh security Telkom tanpa harus mengantri !! Padahal saya baru menanyakan tempat pengaduan beserta tempat pengambilan nomer antrian, tapi saya justru disuruh menunggu sementara remote USee TV rusak yang saya bawa langsung diambil dari tangan saya. Dalam hitungan menit, security tersebut sudah memberikan saya remote baru. Saya kemudian dipersilahkan mencoba remote baru pada USee TV yang ada di ruangan tersebut. Langsung saja saya ganti siaran berita ke channel favorit saya yang berisikan video-video klip musik internasional. Lucunya waktu itu kebetulan sedang diputar video klip yang agak vulgar dan banyak ibu-ibu berhijab di dalam ruangan yang teriak histeris. Sontak pak security yang membantu saya langsung merebut remote dan mengganti channelnya. Ada-ada saja :D

   Andai saja pelayanan yang diberikan Telkom dan perusahaan-perusahaan lain di Indonesia bisa terus sebagus pelayanan bapak security tersebut. Para pelanggan khususnya pelanggan muda dan kreatif pasti akan sangat terpuaskan sehingga kami bisa terus menikmati produk-produk bermanfaat yang dihasilkan Telkom. Dengan demikian, bukan tidak mungkin kami akan terus mendapatkan tambahan wawasan serta ilmu yang dibutuhkan melalui produk-produk Telkom dalam melakukan inovasi karya digital untuk kemajuan bangsa. Misalnya saja seperti pembuatan sistem digital untuk pelayanan konsumen yang lebih cepat #IndonesiaMakinDigital.

    Andai saja produk-produk rusak yang ada ditangan konsumen bisa langsung diketahui dari kantor pusat. Pasti pelayanan untuk memperbaiki produk tersebut bisa langsung diberikan tanpa harus menunggu konsumen yang menghubungi terlebih dahulu. Dengan demikian konsumen pun akan merasa tertolong dan dengan menolong konsumen, itu artinya kita telah menolong bangsa ini untuk menjadi lebih baik.

Jumat, 08 Januari 2016

8-1-2016 : Siwalatri.

            Menurut kepercayaan Hindu, hari ini Dewa Siwa turun ke dunia untuk bertapa dan akan mengampuni dosa siapapun yang melakukan tiga Brata / pantangan pada hari ini. Benarkah ?

            Berdasarkan cerita tradisional umat Hindu, Lubdhaka yang merupakan seorang pemburu kejam bisa diampuni dosanya olah Tuhan Yang Maha Esa karena Lubdhaka tidak berbicara, tidak makan, dan tidak tidur pada hari Siwalatri. Sulit memang untuk dipercaya, tapi menurutku itu benar terjadi. Kenapa demikian ? Menurut analisisku setelah nonton belasan film Death Note dalam satu hari, itu karena cerita tradisional tersebut bisa bertahan sampai sekarang. Dan anehnya, tidak ada satu pun umat Hindu yang menyanggahnya sampai detik tulisan ini dibuat. Padahal seperti yang kita ketahui bersama, umat Hindu di Bali khususnya banyak yang sakti dan bisa melepas atma / rohnya dari tubuhnya, bisa menjadi penghubung antara dunia ini dengan akhirat, dan lain sebagainya. Atau mereka tak berani menyanggahnya ? Jangan terlalu dipikirkan. Ntar pusing kepalamu (aku yang IQ nya 139 aja pusing kok).
            
Buku Lubdhaka punya ninikku

            Yang membuatku bingung adalah kebanyakan manusia-manusia itu sendri, khususnya umat se-Dharma. Bahkan aku pun yang sudah tahu cara melebur dosa dihari ini, tetap tidak melakukan tiga Brata yang menjadi kewajiban agar bisa masuk ke Surga. Aku seharian ini berbicara dengan banyak orang (via teknologi menurutku juga dihitung), makan sepuasnya dan tetap tidur. Kemudian aku tetap melakukan perbuatan maksiat yang kerap dilakukan banyak cowok ababil. Ingin tahu hal aneh yang terjadi saat aku melakukan itu ? Aku mendengar ada yang tertawa. Mengerikan.

            Tanggal 8-1-2015 juga cukup mengerikan. Aku untuk pertama kalinya memimpin rapat UKM Pers Mahasiswa Akademika UNUD sebagai ketua panitia HUT ke 32. Dan untuk tahun ini rapat HUT nya belum dimulai loo. Semoga HUT Akademika tahun ini bisa lebih sukses dibandingkan tahun lalu. Semangat kawan-kawan ! Kita tour keliling Bali untuk mengadakan lomba kording lagi (semoga bisa ditambah lomba foto jurnalistik).

Kamis, 07 Januari 2016

7-1-2016 : Cetik.

7 Januari 2016 aku bangun jam 7 untuk mengantar adikku sekolah, tidur lagi dan bangun jam 11 siang. Wajar kan ? Pulangnya saja aku jam 3 pagi. Saat pulang dari Batubulan, salah satu bagian tubuhku gatal-gatal hebat. Aneh ya, padahal seharian baik-baik saja.

Yang unik hari ini adalah aku pergi ke Griya Ayu Natar Sari untuk meminta tolong agar upacara otonanku bisa dilaksanakan disana hari sabtu tanggal 9-1-2016. Setelah dapat izin dari Ida Pandita untuk melaksanakan otonan disana, papa bercerita tentang mimpinya. Ia memimpikan bahwa mobil sedannya rusak kena benda jatuh dan mobil sedannya itu hancur di garasi rumah. Langsung saja Ida Pandita keluar melihat kondisi mobil sedan yang diparkir di depan griya. Setelah itu, Ida Pandita menyuruh papa untuk memasukkan mobil sedannya ke griya. Ida Pandita lalu mengambil tirta dan menyiramkannya ke mobil sedan tersebut. Tiba-tiba dari tempat yang terkena tirta, keluar cairan berwarna merah. Itu DARAH !!

Darah di mobil sedan